PKK Se-Madiun Raya Kumpul di Magetan, Perempuan Diminta Jadi Garda Depan Lawan Stunting dan Kemiskinan

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Kabupaten Magetan menjadi tuan rumah pertemuan Tim Penggerak (TP) PKK se-Bakorwil I Madiun, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang mempertemukan organisasi perempuan dari 10 kabupaten/kota di wilayah Madiun Raya itu menjadi momentum memperkuat sinergi sekaligus peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Rangkaian acara diawali dengan peninjauan bazar UMKM oleh Ketua TP PKK Bakorwil I Madiun bersama Bupati Magetan dan Ketua TP PKK Kabupaten Magetan. Berbagai produk unggulan daerah dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha perempuan.

Setelah itu, rombongan menuju Pendapa Surya Graha. Para tamu disambut Tari Bakul Sayur yang dibawakan GTKI Kecamatan Maospati serta alunan karawitan Surya Dharma Laras Dharma Wanita Persatuan (DWP) Magetan.

Ketua TP PKK Kabupaten Magetan Arini Handayani menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta di Kota Kaki Gunung Lawu. Ia berharap pertemuan tersebut tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan produk lokal.

“Selamat datang di Kabupaten Magetan. Kami mengajak seluruh peserta untuk mengenal sekaligus mendukung produk-produk unggulan Magetan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Bakorwil I Madiun Fitri Heru Wahono Santoso mengatakan pertemuan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat jejaring dan kolaborasi organisasi perempuan di wilayah Mataraman.

“Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Menurutnya, Bakorwil I Madiun memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pembangunan dan pembinaan di kawasan Madiun Raya yang meliputi 10 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Magetan.

Fitri juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif perempuan dalam berbagai persoalan sosial, khususnya pencegahan stunting dan penguatan pola asuh keluarga.

“Kekuatan perempuan menyentuh unit terkecil di masyarakat, yaitu keluarga. Jika keluarga kuat, maka bangsa ini pun akan menjadi kuat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, organisasi perempuan seperti PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta organisasi perempuan lainnya merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Peran tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari peningkatan literasi keluarga, edukasi kesehatan, hingga penguatan keterampilan berbasis teknologi. Dengan demikian, perempuan mampu memanfaatkan teknologi informasi secara produktif dan bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, sinergi program bersama pemerintah daerah dinilai perlu difokuskan pada penanganan stunting, pengurangan kemiskinan ekstrem, pencegahan pernikahan dini, serta pendampingan UMKM yang dikelola perempuan.

Bupati Magetan Nanik Sumantri menegaskan bahwa organisasi perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan organisasi wanita tidak hanya menjadi pilar ketahanan keluarga, tetapi juga motor penggerak ekonomi dan agen perubahan sosial.

“Karena itu diperlukan ruang konsolidasi untuk melakukan evaluasi, menyamakan persepsi program, berbagi inovasi, dan memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Nanik berharap pertemuan tersebut mampu melahirkan berbagai gagasan baru dan inovasi yang dapat diterapkan di masing-masing daerah. Kolaborasi yang semakin erat antarlembaga perempuan diharapkan dapat mewujudkan keluarga yang sejahtera, perempuan yang berdaya, serta masyarakat yang maju dan berdaya saing.

Suasana pertemuan semakin semarak dengan gelaran fashion show batik dan flashmob yang diikuti para peserta dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi inspirasi bagi organisasi perempuan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan hingga tingkat akar rumput. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini