Semarak HUT RI, 10 Desa di Lembeyan Kompak Turunkan Tim Voli Terbaik

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kecamatan Lembeyan. Sepuluh desa di wilayah paling selatan Kabupaten Magetan itu kompak mengirimkan tim bola voli terbaiknya untuk berlaga dalam Turnamen Gala Desa yang digelar Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Lembeyan.

Kompetisi resmi dibuka pada Senin (3/8) dan dipusatkan di Lapangan Bola Voli Desa Tunggur sebagai tuan rumah.

Turnamen tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT RI yang tidak hanya menyajikan persaingan olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antardesa.

Ketua BKAD Kecamatan Lembeyan, Sriyono, mengatakan turnamen bola voli antar desa merupakan agenda bersama untuk membangun kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.

“Turnamen ini mulai dibuka kemarin, dan setiap malam digelar dua pertandingan antar desa. Setiap desa mengirimkan tim terbaik putra untuk bertanding,” ujar Sriyono yang juga Kepala Desa Nguri, Selasa (4/8).

Sebanyak 10 Tim dari 9 desa dan satu kelurahan ambil bagian dalam kompetisi tersebut, yakni Kelurahan Lembeyan Kulon, Desa Dukuh, Kediren, Kedungpanji, Krowe, Lembeyan Wetan, Nguri, Pupus, Tapen, serta Desa Tunggur.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung setiap sore hingga malam hari menjelang peringatan 17 Agustus. Antusiasme masyarakat pun terus meningkat. Ribuan warga dari berbagai desa berdatangan memenuhi arena pertandingan untuk memberikan dukungan kepada tim masing-masing.

“Semakin malam penontonnya semakin ramai. Kegiatan ini gratis untuk masyarakat sehingga menjadi hiburan sekaligus ajang silaturahmi warga,” tambahnya.

Memasuki pertandingan malam kedua, Selasa (4/8), dua laga menarik kembali tersaji. Tim Desa Kediren dijadwalkan berhadapan dengan Desa Pupus, sedangkan laga lainnya mempertemukan Kelurahan Lembeyan Kulon melawan Desa Kedungpanji. Kedua pertandingan diprediksi berlangsung sengit karena masing-masing tim menurunkan pemain terbaiknya.

Suasana pertandingan pun semakin semarak. Sorak-sorai penonton menggema di Lapangan Bola Voli Desa Tunggur saat setiap poin berhasil diraih para pemain. Kemeriahan semakin terasa karena jalannya pertandingan dipandu komentator lokal kondang, Roni Wijaya, warga asli Desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan. Gaya komentarnya yang komunikatif dan penuh semangat sukses menghidupkan atmosfer pertandingan, sehingga penonton semakin antusias memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.

Sriyono berharap turnamen tersebut dapat menjadi tradisi tahunan di Kecamatan Lembeyan. Selain memeriahkan peringatan kemerdekaan, kegiatan itu dinilai mampu memperkuat persatuan dan kerja sama antar desa.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun agar silaturahmi dan kebersamaan masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Sementara, Pada laga pembuka Senin (3/8), tim Desa Lembeyan Wetan berhasil mengalahkan Desa Nguri dengan skor 3-0. Sementara pertandingan lainnya mempertemukan Desa Dukuh melawan Desa Krowe yang dimenangkan tim Krowe dengan skor 3-1.

Turnamen diperkirakan berlangsung hingga menjelang puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, dengan puluhan pertandingan yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh desa di Kecamatan Lembeyan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini