15 Warung Kontainer BAZNAS Ponorogo Dibagikan ke Pedagang Sekitar Alun-Alun

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digencarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Kali ini, sebanyak 15 unit warung kontainer disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pedagang makanan di sekitar Alun-Alun Ponorogo.

Penyerahan bantuan dilakukan bersama Takmir Masjid Agung RMA Tjokronegoro di Masjid Agung RMA Tjokronegoro, Kamis (6/8/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Ponorogo Makmur yang menyasar penguatan usaha masyarakat penerima manfaat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, bantuan sarana usaha produktif tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat. Sebaliknya, warung kontainer bisa menjadi modal bagi penerima untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

“Program BAZNAS ini sejalan dengan visi Ponorogo Hebat yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu cara untuk mengurangi kemiskinan,” kata Lisdyarita saat menghadiri penyerahan bantuan.

Menurut dia, pemberian sarana usaha produktif menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong masyarakat agar semakin mandiri secara ekonomi. Dengan adanya fasilitas usaha, penerima diharapkan mampu menciptakan penghasilan yang berkelanjutan.

Ketua BAZNAS Ponorogo Kholid Ali Husni menegaskan, BAZNAS berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemkab Ponorogo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat, kata dia, harus dikembalikan dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata.

BAZNAS Ponorogo memiliki lima program unggulan. Yakni Ponorogo Taqwa, Ponorogo Sehat, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Makmur, dan Ponorogo Peduli. Kelima program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah.

“Dana zakat dapat melengkapi program pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi,” jelas Kholid.

Besarnya potensi dana umat juga terlihat dari capaian penghimpunan ZIS BAZNAS Ponorogo. Sepanjang 2025, lembaga tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp8,9 miliar. Mayoritas dana berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 74.176 mustahik melalui berbagai program BAZNAS. Tahun ini, dengan dukungan Pemkab Ponorogo, target penghimpunan ZIS dinaikkan menjadi Rp10 miliar.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung RMA Tjokronegoro Murqobin Al-Hafidz mengapresiasi bantuan warung kontainer tersebut. Terlebih, penerima bantuan merupakan pedagang yang berada di sekitar lingkungan Alun-Alun Ponorogo dan bagian dari jemaah masjid.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi merupakan bagian penting dari peran masjid dalam kehidupan masyarakat. Masjid tidak semestinya hanya menjadi pusat aktivitas ibadah, tetapi juga dapat mengambil peran dalam penguatan kehidupan sosial dan ekonomi umat.

“Idealnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran sosial dan ekonomi bagi umat,” ujarnya. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini