Pimpin IDI Magetan, Deny Sulistyorini Ingin Dokter Makin Solid dan Profesional

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Tongkat estafet kepemimpinan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Magetan resmi berganti. Dr. Deny Sulistyorini, M.MRS., M.H. dipercaya memimpin organisasi profesi dokter tersebut untuk masa bakti 2026–2029.

Pengukuhan pengurus baru digelar di Pendopo Surya Graha Magetan, Sabtu (22/8/2026) pagi.

Sejumlah pejabat dan tokoh organisasi profesi turut hadir. Di antaranya Bupati Magetan Bunda Nanik Sumantri, jajaran pengurus IDI Wilayah Jawa Timur, Kepala Dinas Kesehatan Magetan, Direktur RSUD dr. Sayidiman, serta pimpinan organisasi profesi se-Kabupaten Magetan.

Bagi Deny, pergantian kepengurusan bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat soliditas dokter sekaligus menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang kian kompleks.

“Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan soliditas dokter dalam memberikan pelayanan yang profesional, bermutu, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Deny.

Dia menegaskan, kepengurusan baru akan mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme dokter. Kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan juga bakal diperkuat.

Menurut Deny, IDI Magetan tidak ingin hanya berperan sebagai organisasi profesi. Organisasi tersebut diharapkan turut memberikan gagasan dan ikut mencari solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

“Semangat kami adalah menjaga marwah profesi, meningkatkan mutu pelayanan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Magetan Bunda Nanik Sumantri menyambut baik kepengurusan IDI periode 2026–2029. Dia berharap IDI terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Namun, Bunda Nanik mengingatkan agar profesionalisme dokter tetap berjalan beriringan dengan sisi kemanusiaan. Sebab, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan medis, tetapi juga bagaimana dokter memperlakukan pasien.

“Teruslah menjadi dokter yang profesional, tetapi jangan pernah kehilangan sisi kemanusiaan,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru, IDI Magetan diharapkan semakin solid, profesional, dan adaptif menghadapi dinamika dunia kesehatan. Pada akhirnya, keberadaan organisasi profesi tersebut diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi para dokter, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Magetan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini