Akses Pendidikan Merata Antarwilayah, Ponorogo Digandjar Rp2 Miliar

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam memperluas akses layanan pendidikan berbuah manis. Kabupaten Ponorogo berhasil meraih penghargaan Terbaik Pertama kategori akses penduduk ke layanan pendidikan tingkat kabupaten/kota dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya kepada Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Jumat (28/8/2026) malam.

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas kinerja Pemkab Ponorogo dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang berkualitas dan merata. Penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencakup sejumlah indikator.

Di antaranya pemerataan guru, ketersediaan sarana pendidikan, capaian literasi dan numerasi, hingga tingkat partisipasi masyarakat dalam pendidikan.

Inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu aspek penilaian.

Tak hanya penghargaan, capaian tersebut juga membawa insentif finansial. Untuk kategori kabupaten, daerah peraih Terbaik Pertama mendapatkan dana penghargaan sebesar Rp2 miliar.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan dasar. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang harus mendapatkan perhatian serius.

“Pemerintah harus hadir di bidang enam standar pelayanan minimal, di antaranya adalah pendidikan. Negara hadir, salah satunya dengan adanya pendidikan,” kata Tito dalam sambutannya.

Bagi Pemkab Ponorogo, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi capaian administratif. Lebih dari itu, penghargaan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

Prestasi di tingkat regional Jawa-Bali tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya menghadirkan layanan pendidikan yang mudah dijangkau dan merata mendapat apresiasi. Pemkab Ponorogo pun dituntut tidak berhenti pada capaian saat ini.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan. Sehingga akses pendidikan bagi masyarakat Ponorogo tidak hanya semakin luas, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini