Lelang di INSAN FEST Baitul Qur’an Al Jahra Magetan, Rp36,251 Juta Terkumpul untuk Palestina

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN — Kepedulian terhadap Palestina ikut mewarnai Exclusive Seminar INSAN FEST yang digelar Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan, Ahad (13/9/2026). Dari lelang dan penggalangan donasi yang digelar di penghujung acara, terkumpul dana Rp36.251.000 untuk kemanusiaan Palestina.

Donasi tersebut dihimpun dari antusiasme peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan INSAN FEST di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra. Selanjutnya, dana disalurkan melalui Lembaga Manajemen Infaq (LMI) yang menjadi mitra dalam pengelolaan dan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

Penggalangan donasi menjadi bagian penting dalam kegiatan yang sejak awal tidak hanya mengangkat persoalan pendidikan keluarga. INSAN FEST juga berupaya menanamkan kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan kepada peserta, khususnya para orang tua.

Sebelumnya, peserta mengikuti seminar bertema Great Parents, Fun Discussions: Seni Menjadi Teman Diskusi Anak yang Mengasyikkan Sesuai dengan Nilai Islam. Dai nasional Muzammil Hasballah, S.T. hadir sebagai narasumber.

Seminar diawali salat Isya berjamaah dengan imam Muzammil Hasballah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sesi diskusi.

Orang tua diajak memahami bahwa membangun kedekatan dengan anak tidak cukup hanya melalui aturan dan nasihat. Komunikasi yang hangat dan terbuka diperlukan agar anak memiliki ruang aman untuk bercerita, bertanya, menyampaikan pendapat, hingga mendiskusikan persoalan yang dihadapi.

Pesan tersebut menjadi relevan dengan semangat INSAN FEST. Orang tua tidak hanya didorong menjadi pendidik di rumah, tetapi juga menjadi figur yang menanamkan nilai kepedulian kepada anak.

Donasi Rp36,251 juta untuk Palestina menjadi salah satu bentuk konkret nilai tersebut. Kepedulian tidak berhenti pada pembahasan di ruang seminar, tetapi diwujudkan melalui aksi bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra berharap INSAN FEST dapat menjadi ruang yang mempertemukan edukasi keluarga dan kepedulian sosial.

Sebab, membentuk generasi Qur’ani tidak hanya berkaitan dengan kemampuan anak dalam memahami nilai agama. Namun juga bagaimana nilai tersebut tumbuh menjadi kepedulian nyata terhadap sesama, termasuk mereka yang tengah menghadapi persoalan kemanusiaan di Palestina. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini