Napak Tilas Parang-Magetan 15K Kembali Hadir

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN — Napak Tilas Running Festival (NTRF) 2026 kembali mengajak masyarakat menikmati olahraga sekaligus mengenang jejak sejarah perjuangan di Kabupaten Magetan.

Digelar dalam rangka Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, NTRF 2026 dijadwalkan berlangsung Sabtu (24/10/2026).

Panitia kembali menghadirkan kategori Race Run 15K dengan mengambil jalur Parang–Magetan.

Rute tersebut bukan dipilih tanpa alasan. NTRF mengusung konsep napak tilas sejarah dan budaya Magetan. Jalur lomba terinspirasi dari peristiwa pada 1948, ketika pusat pemerintahan Magetan sempat berpindah ke Desa Ngunut, Kecamatan Parang, akibat Agresi Militer Belanda.

Peserta akan mengawali perlombaan dari kawasan Parang, kemudian melintasi wilayah Ngariboyo sebelum mengakhiri perjalanan di Alun-Alun Magetan.


Dengan jarak 15 kilometer, lintasan memiliki elevasi sekitar 250 meter. Panitia memberikan batas waktu atau cut off time (COT) selama 3,5 jam.

Selain pengalaman berlari di jalur bersejarah, peserta juga mendapat racepack yang berisi jersey, finisher medal, BIB dengan timing chip, e-certificate, refreshment, photo tagging, hingga goodie bag.

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi para peserta. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp20 juta untuk kategori putra dan putri.

Selain tiga podium putra dan tiga podium putri, tersedia pula penghargaan untuk tiga peserta dengan kostum terbaik serta undian doorprize dan produk sponsor.

Untuk memudahkan peserta menuju titik start, panitia menyediakan fasilitas shuttle gratis dari kawasan Alun-Alun Magetan menuju garis start di depan Mapolsek Parang. Sementara itu, hiburan disiapkan di area finis untuk menambah kemeriahan kegiatan.

Pendaftaran NTRF 2026 dibuka hingga 1 Oktober 2026 dengan biaya Rp260 ribu untuk kategori 15K.

Masyarakat yang ingin mengikuti ajang tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui laman gelar.in/event/ntrf2026/. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dergan di nomor 0813 5789 3131.

NTRF 2026 diharapkan bukan hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga ruang bagi peserta untuk mengenal kembali sejarah Magetan sembari menikmati suasana dan lanskap sepanjang jalur Parang–Magetan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini