Rawat Tradisi, Magetan Ziarah ke Tujuh Makam Leluhur

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Menjelang Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar ziarah ke tujuh makam leluhur, Kamis (8/10/2026). Tradisi ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus meneladani semangat perjuangan dan pengabdian mereka.

Rangkaian ziarah diawali di Makam Ki Mageti, Kelurahan Magetan. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Makam Eyang Yosonegoro di Kelurahan Tambran, Makam Nrang Kusumo di Kelurahan Bulukerto, dan Makam G.K.R. Maduretno di Gunung Bancak.

Ziarah berlanjut ke Makam Kertonegoro di Kelurahan Kepolorejo, Makam Purwodiningrat di Desa Pacalan, hingga berakhir di Makam Ronggo Galih, Desa Durenan.

Selain menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur, kegiatan tersebut mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga sejarah, kebersamaan, serta kecintaan terhadap Kabupaten Magetan.

Tradisi ziarah juga diwarnai dengan tukar kreweng di Makam Ronggo Galih. Pecahan genting atau kreweng dibagikan kepada masyarakat untuk ditukarkan dengan makanan. Tradisi ini menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus dilestarikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magetan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat di tujuh lokasi makam.

Melalui tradisi ini, peringatan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga momentum untuk merawat warisan sejarah dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini