240 Pelajar Adu Strategi di Turnamen Catur Magetan

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Sebanyak 240 atlet catur pelajar meramaikan Abhipraya Open Chess Tournament 2026 Piala Kepala Cabang Dinas Pendidikan. Turnamen yang digelar di SMKN 1 Bendo, Sabtu (17/10/2026), itu menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet catur potensial di Kabupaten Magetan.

Kompetisi tersebut diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 SMKN 1 Bendo.

Ketua Panitia Verawati Setyoningrum mengatakan, ratusan peserta dibagi dalam tiga kategori. Yakni, SD/MI kelas rendah, SD/MI kelas atas, serta SMP/SMA/MA/SMK.

Menurut dia, turnamen ini tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi tersebut diharapkan mampu mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mendorong peningkatan prestasi atlet muda di cabang olahraga catur.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan Rita Haryati berharap, turnamen tersebut menjadi momentum untuk memperluas pembinaan atlet sejak usia dini. Dengan begitu, potensi pecatur muda di Magetan dapat berkembang dan mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

Harapan serupa disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo Maskun. Dia menilai, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, kebijaksanaan, dan sportivitas.

“Selamat bertanding, jaga sportivitas dan disiplin. Jangan hanya mencari juara, tetapi jadilah juara yang membanggakan Kabupaten Magetan,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Sumantri mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut. Dia berharap, kompetisi catur dapat terus dilestarikan sebagai sarana menjaring dan mengembangkan atlet berprestasi.

Bupati juga meminta para orang tua untuk aktif mendampingi anak-anak yang memiliki bakat bermain catur. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif aktivitas positif bagi anak, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

“Anak-anak yang memiliki bakat bermain catur hendaknya terus dibimbing agar ke depannya bisa lebih baik lagi dan mampu meraih juara di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Dia berharap, Abhipraya Open Chess Tournament 2026 menjadi titik awal bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan dan menapaki kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

Dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak, Magetan diharapkan mampu melahirkan pecatur muda potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini