POJOKKATA.COM, MAGETAN – Mubarak Arrow dan Almayka Yudhista terpilih sebagai Bagus Cilik dan Dyah Cilik Kabupaten Magetan 2026. Keduanya menyisihkan peserta lain dalam malam grand final Pemilihan Bagus Dyah Cilik Magetan 2026 yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Magetan, Sabtu (17/10/2026) malam.
Mengusung tema “Bangga Budaya Hebat Berkarya”, ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan kekayaan daerah.
Dari total 143 peserta yang mengikuti rangkaian seleksi, sebanyak 10 pasang finalis berhasil melaju ke babak grand final. Mereka tidak hanya diuji dari segi penampilan, tetapi juga didorong untuk menunjukkan karakter, wawasan, bakat, dan kebanggaan terhadap Kabupaten Magetan.
Mubarak Arrow, siswa SDN Plaosan 1, berhasil meraih gelar Bagus Cilik Magetan 2026. Sementara itu, gelar Dyah Cilik Magetan 2026 diraih Almayka Yudhista, siswi SMPN 4 Magetan.
Sejumlah finalis lainnya juga meraih penghargaan dalam berbagai kategori. Arkana Dzikri dan Naura Felicia masing-masing terpilih sebagai Wakil I Bagus Cilik dan Wakil I Dyah Cilik Magetan 2026. Adapun Abraham Noah dan Caroline Davina meraih posisi Wakil II pada kategori masing-masing.
Untuk kategori khusus, Rajendra Abiyasa terpilih sebagai Bagus Cilik Intelegensia, sedangkan Adeeva Alula menjadi Dyah Cilik Intelegensia Magetan 2026.
Penghargaan Bagus Cilik Favorit diraih Muhammad Rizky, sementara Zia Rahmadania terpilih sebagai Dyah Cilik Favorit. Adapun gelar Bagus Cilik Berbakat diraih Hendrico Alceoza dan Dyah Cilik Berbakat diberikan kepada Akifah Zahin.
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, yang akrab disapa Kang Suyat, turut hadir sekaligus memberikan sambutan. Dia mengapresiasi penyelenggaraan ajang tersebut sebagai salah satu upaya membentuk generasi muda yang percaya diri, santun, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya.
Menurut dia, anak-anak memiliki peran penting dalam mengenalkan kekayaan Magetan, mulai budaya, tradisi, pariwisata, hingga kearifan lokal. Kecintaan terhadap daerah perlu ditanamkan sejak dini agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dia juga berpesan agar seluruh finalis mengikuti setiap tahapan pemilihan dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga keberanian untuk tampil, pengalaman yang didapat, persahabatan yang terjalin, sportivitas, serta pelajaran berharga selama mengikuti proses pemilihan,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar kompetisi memperebutkan gelar, Pemilihan Bagus Dyah Cilik Magetan diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, melatih keberanian, dan membangun karakter.
Melalui ajang tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga bangga menjadi bagian dari Magetan serta berperan aktif menjaga dan mengenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Magetan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan sekolah, serta para pendukung finalis. (Gal/PK)



