POJOKKATA.COM, MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan mengawali Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan memilih lokasi yang sarat nilai sejarah. Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti bersama jajaran Forkopimda melaksanakan salat tarawih di Masjid At-Taqwa (Masjid Tiban Kuno) Dusun Godekan, Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Senin (2/3/2026) malam.
Masjid yang diperkirakan berdiri sejak 1840 itu bukan sekadar tempat ibadah. Bangunan berarsitektur Jawa kuno tersebut menjadi saksi jejak perjuangan pengikut Pangeran Diponegoro di wilayah Magetan.
Masjid At-Taqwa didirikan oleh Mbah Imam Nawawi, prajurit Pangeran Diponegoro yang memilih menetap di kawasan tersebut selepas perang. Dominasi material kayu jati pada bangunan utama masih terjaga hingga kini, memperkuat karakter masjid kuno yang usianya mendekati dua abad.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, Ketua DPRD Magetan Suratno, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, Ketua Pengadilan Agama Magetan Mayasari Oktavia, Ketua Pengadilan Negeri Magetan Dr. Hermin Sriwulan, perwakilan Lanud Iswahjudi Letkol Pom Yudhi Faizar, Kasdim 0804/Magetan Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan, Wakil Ketua II DPRD Magetan H. Puthut Pujiono, Sekda Magetan Drs. Welly Kristanto, serta jajaran Forkopimda, OPD, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Ketua Takmir Masjid At-Taqwa, Romelan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya masjid bersejarah tersebut sebagai lokasi Safari Ramadan perdana.
“Terima kasih kepada para undangan yang telah hadir. Ini menjadi kali pertama Masjid At-Taqwa dikunjungi Bupati Magetan bersama jajaran Forkopimda,” ujarnya.
Ia menegaskan, masjid peninggalan era Diponegoro tersebut berada dalam pengawasan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK). Pihak takmir bersama masyarakat berkomitmen menjaga kelestarian warisan leluhur.
“Semoga keberkahan para pendahulu di masjid ini terus berkesinambungan hingga generasi mendatang,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengajak seluruh elemen masyarakat ikut merawat keaslian bangunan bersejarah tersebut.
“Masjid ini merupakan harta berharga yang harus kita jaga kelestariannya karena memiliki nilai sejarah tinggi,” tegasnya.
Bupati juga memastikan rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H di wilayah Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, berjalan aman dan lancar. Ia sekaligus menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat.
“Semoga kita semua memperoleh keberkahan dan keridhaan Allah SWT,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kultum oleh Ketua MUI Kabupaten Magetan K.H. Ahmad Fathoni dan doa bersama.
Pemkab Magetan menjadwalkan Safari Ramadan berikutnya pada Selasa (3/3/2026) di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq depan Lapangan Jatisari, Desa Tladan, Kecamatan Kawedanan. Agenda berlanjut Rabu (4/3/2026) di Masjid Hidayatullah Amali, Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo. (Gal/PK)



