POJOKKATA.COM, MAGETAN – Puncak peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan berlangsung semarak, Minggu (28/6/2026). Ribuan masyarakat disuguhi rangkaian kegiatan yang memadukan aksi sosial, pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM hingga diskusi kebangsaan.
Sejak pagi, kawasan acara dipadati warga yang mengikuti senam sehat, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sekaligus berbelanja di stan UMKM yang disediakan panitia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi selamatan sebelum pementasan Reog Gagrag Magetan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal.

Suasana semakin meriah ketika Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Amaliyah Verawatiningsih, ikut turun ke arena pertunjukan dan menari Jathilan bersama para seniman.
Aksi perempuan yang akrab disapa Diana Sasa itu langsung mendapat sambutan hangat dari penonton. Kehadirannya di tengah para penari dinilai menjadi simbol dukungan terhadap pelestarian kesenian tradisional yang menjadi identitas masyarakat Magetan.
Diana menjelaskan, berbagai kegiatan tersebut merupakan puncak dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang sebelumnya telah dilaksanakan serentak oleh kader PDI Perjuangan di seluruh kecamatan.
“Sebelumnya, kawan-kawan di tingkat kecamatan sudah bergerak masif. Mulai dari aksi bersih-bersih tempat bersejarah dan punden, pengecatan Tugu Pancasila, penanaman pohon, hingga pengaspalan jalan. Hari ini adalah puncak dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut,” katanya.
Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya diisi dengan kegiatan yang bersifat ideologis, tetapi juga menjadi momentum mengangkat seni, budaya, dan semangat gotong royong yang selalu diperjuangkan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.
“Kami ingin masyarakat kembali mengingat bahwa republik ini pernah memiliki tokoh besar yang mengajarkan dasar-dasar bernegara. Salah satu nilai paling fundamental yang beliau wariskan adalah semangat gotong royong,” tutur Diana.
Tak hanya menghadirkan hiburan rakyat, panitia juga menyiapkan ruang diskusi intelektual pada malam hari melalui Soekarno Talk-In bertajuk Bedah Buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Forum tersebut menghadirkan pengamat politik Rocky Gerung dan akademisi Airlangga Pribadi Kusman untuk membedah relevansi pemikiran Bung Karno di kalangan generasi muda.
Agar suasana semakin cair, acara malam juga dimeriahkan penampilan tiga komika yang menghibur para peserta.
Melalui rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur sosial, budaya, ekonomi, dan intelektual itu, DPC PDI Perjuangan Magetan berharap peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Gal/PK)



