POJOKKATA.COM, MAGETAN – Hampir tiga pekan sejak aksi pencurian di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Magetan, polisi belum juga berhasil mengungkap identitas pelaku. Padahal, aksi pencurian yang menggondol tujuh unit laptop dan satu hard disk itu sempat terekam kamera pengawas (CCTV).
Satreskrim Polres Magetan hingga kini masih melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV yang memperlihatkan sosok pelaku belum cukup untuk mengarah pada identitas pelaku.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Indra Suprihatin mengatakan, penyidik masih mendalami seluruh petunjuk yang ada. Namun, sejauh ini belum ada perkembangan signifikan dalam proses pengungkapan kasus tersebut.
“Intinya masih dalam pelaksanaan penyelidikan. Sampai sekarang masih dilakukan lidik. CCTV itu belum bisa mengarah kepada siapa pelakunya,” kata Indra, Senin (29/6).
Pencurian terjadi di lingkungan Kantor Setdakab Magetan yang berada di sisi timur Alun-Alun Magetan. Pelaku diduga beraksi pada Jumat malam (12/6) hingga Sabtu dini hari (13/6). Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur tujuh unit laptop dan satu hard disk milik pemerintah daerah.
Diketahui, perangkat yang hilang berasal dari Bagian Hukum dan Organisasi Tata Laksana (Ortala) Setdakab Magetan.
Meski wajah pelaku terekam kamera pengawas, polisi mengaku belum menemukan petunjuk lain yang dapat menguatkan identitas pelaku. Dugaan yang sempat muncul bahwa pelaku merupakan penyandang disabilitas berdasarkan cara berjalan dalam rekaman CCTV pun belum bisa dipastikan.
“Belum ada tanda-tanda siapa orangnya. Belum ada perkembangan lebih lanjut. Semua masih dalam tahap penyelidikan di lapangan,” ujarnya.
Tidak hanya identitas pelaku yang masih gelap. Polisi juga belum mengetahui motif pencurian maupun keberadaan barang-barang hasil curian tersebut.
“Belum sama sekali. Belum ada indikasi barangnya dijual di mana atau apa motifnya. Semua masih pengembangan dan penyelidikan di lapangan,” tegas Indra.
Menurut dia, proses pengungkapan perkara saat ini masih bertumpu pada analisis rekaman CCTV yang dimiliki penyidik. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan hingga identitas pelaku berhasil diketahui.
“Semua sebenarnya berhenti di CCTV itu. Dari anggota kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk penanganan kasus tersebut,” pungkasnya. (Gal/PK)



