Cipta Karya Magetan Siapkan Proyek SPAM, Landmark, dan Rehab Gedung Setdakab

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan melalui Bidang Cipta Karya menyiapkan sejumlah program strategis pada 2026. Mulai dari peningkatan dan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pemeliharaan gedung pemerintah, hingga pembangunan landmark sebagai ikon baru daerah.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Magetan Rokhmat Zainuddin mengatakan, peningkatan layanan air bersih masih menjadi salah satu prioritas utama. Karena itu, pada 2026 pihaknya akan merealisasikan peningkatan dan perluasan SPAM di tiga lokasi.

Peningkatan SPAM akan dilaksanakan di Desa Madigondo, Kecamatan Ngariboyo. Sementara perluasan jaringan dilakukan di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, serta Desa Jomblang, Kecamatan Takeran.

“Program SPAM diprioritaskan untuk wilayah yang telah mengajukan usulan dan memiliki pengelolaan SPAM yang baik,” ujar Rokhmat, Kamis (9/7).

Dia menjelaskan, peningkatan SPAM di Madigondo dilakukan karena wilayah tersebut telah memiliki sumber air sehingga tinggal ditingkatkan kapasitas pelayanannya. Sedangkan di Jomblang dan Tamanarum, program difokuskan pada perluasan jaringan agar lebih banyak masyarakat memperoleh akses air bersih.

Menurutnya, program tersebut juga mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk percepatan pengentasan stunting melalui penyediaan air minum yang layak.

Rokhmat menambahkan, pada 2026 program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) sudah tidak lagi tersedia sehingga pengembangan layanan air bersih mengandalkan program yang bersumber dari APBD maupun dukungan pemerintah pusat.

Selain sektor air minum, Bidang Cipta Karya juga mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan Gedung Setdakab Magetan sisi timur senilai Rp 2,1 miliar.

Pemeliharaan dilakukan karena bangunan tersebut terakhir direhabilitasi sekitar 10 tahun lalu.

Pemeliharaan difokuskan pada peningkatan keamanan bangunan sekaligus penyesuaian tata ruang menyusul dinamika regulasi dan penataan organisasi perangkat daerah (OPD).

Di bidang penataan kawasan, Dinas PUPR juga akan membangun landmark lokomotif di kawasan Stasiun Magetan dengan anggaran Rp 385 juta. Selain itu, akan dibangun landmark di Plaza Ndoyo dengan nilai sekitar Rp 536 juta.

Program lainnya meliputi pemeliharaan bangunan kelurahan senilai Rp 820 juta, pembangunan lahan penyimpanan material milik PUPR, pembangunan area parkir di Kecamatan Bendo, serta sejumlah pekerjaan infrastruktur penunjang lainnya.

Rokhmat menegaskan seluruh pekerjaan akan diawasi secara ketat agar hasilnya sesuai spesifikasi dan kontrak yang telah ditetapkan.

“Kami terus memonitor perkembangan pekerjaan fisik di lapangan dan memastikan setiap rekanan bekerja sesuai kontrak kerja serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati,” tegasnya.

Melalui berbagai program tersebut, Dinas PUPR Magetan berharap kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat terus meningkat, baik melalui penyediaan air bersih, pemeliharaan aset pemerintah, maupun pembangunan infrastruktur yang mendukung wajah baru Kabupaten Magetan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini