POJOKKATA.COM, PONOROGO – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran masyarakat, termasuk pengemudi ojek online (ojol), turut menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Hal itu yang mendorong Polres Ponorogo merangkul komunitas ojol melalui kegiatan silaturahmi dan doa bersama di Masjid Uswatun Hasanah Polres Ponorogo, Jumat (29/8) malam. Sekitar 100 driver ojol hadir dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Ponorogo turut hadir dan berbaur dengan para pengemudi. Kegiatan diawali Salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan doa dan tahlil bersama.
Suasana semakin cair saat polisi dan driver ojol duduk bersama dalam sesi ramah tamah. Tak sekadar makan bersama, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi para pengemudi.
Menurut Andin, komunitas ojol memiliki posisi strategis dalam menjaga situasi kamtibmas. Sebab, aktivitas para pengemudi membuat mereka bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat setiap hari.
“Kami ingin Polres Ponorogo hadir untuk bersama-sama membangun komunikasi, silaturahmi, dan persaudaraan, bukan hanya saat ada masalah atau pelayanan saja,” kata Andin.
Karena itu, dia mengajak para driver ojol ikut menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Terlebih, informasi yang beredar di media sosial tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Andin meminta para pengemudi tidak mudah terprovokasi informasi hoaks. Persatuan dan kerukunan dinilai menjadi modal penting untuk menjaga keamanan Ponorogo.
“Mari kita jaga Ponorogo dengan semangat guyub, rukun, dan saling menghormati,” tegasnya.
Pendekatan humanis tersebut mendapat respons positif dari komunitas ojol. Ketua Wadah Antar Rider Online Kota Ponorogo (WAROK) Hendro Cahyono menilai kegiatan semacam itu mampu mempererat hubungan antara kepolisian dan para pengemudi.
Menurut dia, keterbukaan polisi dalam membangun komunikasi membuat hubungan kedua pihak semakin dekat. Tidak hanya ketika terjadi persoalan di lapangan, tetapi juga melalui kegiatan yang bersifat kekeluargaan.
“Kegiatan seperti ini membuat hubungan antara mitra ojol dan kepolisian menjadi semakin solid dan tanpa jarak,” ungkap Hendro.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama. Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Polres Ponorogo dan komunitas ojol untuk berkolaborasi menjaga wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif. (Gal/PK)



