Kirim 128 Atlet, Ponorogo Bidik 10 Besar POPDA Jatim 2026

0

POJOKKATA.COM, PONOROGO – Kontingen Ponorogo membidik posisi 10 besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Optimisme itu menguat seiring bertambahnya jumlah atlet yang diberangkatkan untuk bersaing memperebutkan medali.
Sebanyak 128 atlet POPDA dilepas bersama kontingen PEPARPEDA oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto di Pendapa Pemkab Ponorogo, Rabu (28/10/2026).

Kontingen tersebut juga diperkuat puluhan pelatih dan pendamping.
Agus mengungkapkan, target menembus 10 besar bukan hal yang mustahil. Jumlah atlet yang dikirim tahun ini meningkat signifikan dibandingkan keikutsertaan Ponorogo dalam POPDA XIV Jawa Timur 2024 di Bangkalan.

Kala itu, Ponorogo hanya mengirim 71 atlet yang bertanding di 11 cabang olahraga (cabor). Hasilnya, kontingen Kota Reog membawa pulang 13 medali, terdiri atas tiga emas, tiga perak, dan tujuh perunggu. Raihan tersebut menempatkan Ponorogo di peringkat ke-26 klasemen akhir.

“Kalau dari hitung-hitungan matematis, target berada di peringkat 10 besar cukup masuk akal,” kata Agus yang akrab disapa Ugin.

Sebagai gambaran, posisi ke-10 klasemen POPDA XIV Jatim 2024 ditempati Kota Kediri dengan koleksi lima medali emas, delapan perak, dan 14 perunggu atau total 27 medali.

Ugin meminta seluruh atlet menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan. Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas, kesehatan, dan disiplin agar target prestasi yang dicanangkan bisa tercapai.

“Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jaga kesehatan selama pertandingan. Disiplin, mental juara, serta semangat pantang menyerah menjadi kunci meraih prestasi,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Ponorogo Wakhid Purwanto menyebut, peluang mendulang medali terbuka melalui sejumlah cabang olahraga yang sebelumnya menjadi penyumbang prestasi.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo itu merinci, pada POPDA 2024, cabang pencak silat menyumbangkan dua emas, satu perak, dan dua perunggu. Atletik meraih satu emas, dua perak, dan dua perunggu. Sementara itu, panjat tebing menyumbangkan dua perunggu dan renang satu perunggu.

Capaian tersebut menjadi modal untuk meningkatkan perolehan medali tahun ini. Selain mempertahankan cabang olahraga unggulan, Ponorogo juga mengirim atlet dari sejumlah cabor yang belum menjadi andalan pada edisi sebelumnya.

Di antaranya selam, tinju, gulat, judo, panahan, bulu tangkis, karate, bola voli, bola basket, dan sepak takraw. Perluasan partisipasi itu diharapkan memperbesar peluang kontingen mengumpulkan medali.

“Pembinaan yang selama ini sudah berjalan diharapkan meningkatkan daya saing atlet muda sehingga mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah,” ungkap Wakhid.

Ajang POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026. Kabupaten Ngawi menjadi tuan rumah utama, sedangkan sejumlah pertandingan juga digelar di Surabaya dan Kota Madiun karena keterbatasan venue.

Dengan tambahan atlet dan perluasan cabang olahraga yang diikuti, Ponorogo berharap mampu memperbaiki posisi klasemen sekaligus membawa pulang lebih banyak medali dari ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini