POJOKKATA.COM, MAGETAN – Inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang digagas Paguyuban Kader Kesehatan Bahagia Bendo berhasil mencuri perhatian dalam ajang INOTEK AWARD 2026 Kabupaten Magetan. Melalui inovasi POS-LINK MAGETAN (Posyandu Integrasi Layanan Inklusi Kesehatan untuk Masyarakat Magetan), tim tersebut berhasil menembus lima besar terbaik kategori umum.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan INOTEK AWARD 2026 di Pendopo Surya Graha, Kamis (5/11/2026).
Pembina Paguyuban Kader Kesehatan Bahagia Bendo, Juwita Ratnasari, S.Kep.Ners, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya kader kesehatan dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Atas nama Paguyuban Kader Kesehatan Bahagia Bendo, kami menyampaikan rasa syukur, bangga, dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan Anugerah Inovasi Award 2026 Kabupaten Magetan yang diberikan kepada inovasi kami, POS-LINK MAGETAN,” ujarnya.
Dalam kategori umum, POS-LINK MAGETAN bersanding dengan empat inovasi lainnya. Yakni BIOFOSTIK (Biogas and Compost Enhancer) dari Tim BIOGAS UNIPMA, SOLAROTECH dari Tim Wong Klaten, PAMOGARD dari Tim PAMOTECH, serta SI-TEPAT (Sistem Informasi Terpadu Penyaluran Gas LPG 3 Kg Tepat Sasaran di KDMP Gulun) dari Tim BAKTI NEGARA.
Sementara itu, lima inovasi terbaik kategori pelajar juga berasal dari sejumlah sekolah di Magetan. Masing-masing RESIK (Rekayasa Sisa Lumpur IPAL untuk Konstruksi) dari SMA IIS PSM Magetan, Fe-Bite Cookie dari MAN 3 Magetan, SILENT (Sistem Informasi Lereng dan Lingkungan Terintegrasi) dari SMP IIS PSM Magetan, Bolu Rahayu Kukus Mageti dari SMK Negeri 2 Magetan, serta Food Check (Sistem Cerdas Pemeriksaan Kelayakan Makanan Berbasis IoT) dari SMK Negeri 1 Bendo.
Penganugerahan tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi inovasi. Pemkab Magetan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh inspiratif di bidang pendidikan, sekolah terinovatif, hingga generasi muda yang terpilih sebagai Duta Inovasi Kabupaten Magetan 2026.
Apresiasi Tokoh Inspiratif dalam Inovasi Pendidikan diberikan kepada M. Umar, S.Pd., Drs. Karmun, Rinto Sri Wuryaningsih, S.Pd., M.Pd., Drs. Eko Adri W., Dipl., TEFL., dan M. Zusuf Abidin, S.Pd. Sedangkan predikat Sekolah Terinovatif diraih SMA Negeri 1 Kawedanan.
Untuk kategori Duta Inovasi, M. Yusuf Khoiri dari SMAS Panca Bhakti terpilih sebagai Duta Inovasi 1 Putra. Shakeela Yusrina Dzakiya dari SMA Islamic International School PSM Magetan sebagai Duta Inovasi 1 Putri. Sementara Abyan Rifky Ardiansyah dari SMA Negeri 1 Magetan dan Aliz Embun Maharani dari SMAN 1 Barat masing-masing meraih predikat Duta Inovasi 2 Putra dan Putri.
Adapun Juara Favorit diraih tim SMK Negeri 2 Magetan melalui inovasi PERCA-FOLD. Produk berupa celemek multifungsi berbahan kain perca tersebut dapat diubah menjadi pouch praktis.
Beragam penghargaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni semata. Lebih dari itu, inovasi yang lahir dari berbagai kalangan diharapkan terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Magetan. (Gal/PK)



