95 Santri MA IT Al Jahra Magetan Diwisuda, Hafal 30 Juz dan Sudah Kantongi Kursi Kuliah

0

POJOKKATA.COM, MAGETAN – Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Qur’an Al Jahra Magetan kembali mencetak lulusan berprestasi. Sebanyak 95 santri kelas XII MA IT diwisuda dalam Haflah Takharruj Tahun Pelajaran 2025/2026, Sabtu (6/6/2026).

Tak hanya menuntaskan pendidikan di tingkat menengah atas, para santri tersebut juga mencatatkan capaian membanggakan. Sebagian besar telah diterima di berbagai perguruan tinggi, sementara sejumlah santri (80%) berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz.

Prosesi wisuda yang digelar di lingkungan Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan berlangsung khidmat. Acara tersebut menjadi momentum pelepasan para santri yang telah menyelesaikan pendidikan sekaligus penghargaan atas berbagai prestasi yang diraih selama menempuh pendidikan di pesantren.

Kepala MA IT Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan, Istiana, mengatakan seluruh siswa kelas XII dinyatakan lulus. Berbagai prestasi berhasil ditorehkan para lulusan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Sebanyak 95 siswa lulus. Mereka memiliki prestasi yang beragam, mulai hafalan Al-Qur’an, akademik, olahraga hingga seni budaya,” ujarnya.

Menurut dia, capaian lulusan tahun ini cukup membanggakan. Sebab, lebih dari 50 persen lulusan MA IT Al Jahra telah diterima di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

“Lebih dari 50 persen lulusan MA IT telah diterima di berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,” tambahnya.

Lulusan tahun 2026 tersebut merupakan angkatan kelima MA IT Al Jahra. Di antara para wisudawan, terdapat kisah inspiratif dari Muhammad Maulana Fauzi Niarta. Meski harus berjuang melawan sakit selama hampir dua tahun dan mengikuti sebagian proses belajar secara daring, dia tetap mampu menyelesaikan pendidikan hingga lulus bersama teman-temannya.

Selain mewisuda 95 santri MA IT, Ponpes Baitul Qur’an Al Jahra juga menggelar wisuda bagi 189 siswa kelas IX SMP IT yang telah menuntaskan pendidikan tingkat menengah pertama.

Dewan Penasehat Yayasan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra, Parminto Budi Utomo, mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

“Lulus hari ini bukan akhir perjalanan, melainkan pintu pertama untuk meraih masa depan. Jaga hafalan Qur’an dan terus berbakti kepada orang tua,” pesannya.

Parminto berharap seluruh ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Al Jahra dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan total 284 siswa yang diwisuda dari jenjang SMP IT dan MA IT, Haflah Takharruj tahun ini menjadi bukti komitmen Ponpes Baitul Qur’an Al Jahra Magetan dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam pendidikan keagamaan. (Gal/PK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini