POJOKKATA.COM, MAGETAN – Geliat pendidikan karakter berbasis keagamaan di Kabupaten Magetan terus menunjukkan tren positif. Sebanyak 1.041 siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Magetan mengikuti Wisuda Akbar Magetan Menghafal Tahfidz Juz ‘Amma Angkatan Ke-3 yang digelar di GOR Ki Mageti, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan menghafal Al-Qur’an yang digagas Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (KKG PAI SD) Kabupaten Magetan. Program itu menjadi salah satu upaya memperkuat karakter religius peserta didik sejak usia dini.
Ketua Panitia, Tafsirul Anam, M.Pd, menjelaskan bahwa jumlah peserta wisuda tahfidz tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya.
“Pada tahun pertama yang diwisuda sekitar 400 peserta, tahun kedua ada 700 peserta, dan pada tahun 2026 ini peserta yang diwisuda mencapai 1.041 siswa,” ujarnya.
Peningkatan jumlah peserta tersebut menjadi indikator tingginya antusiasme sekolah, guru, orang tua, serta para siswa dalam mengikuti program tahfidz yang terus dikembangkan di lingkungan pendidikan dasar.
Bupati Magetan yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suhardi, S.Pd., M.M.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berhasil menuntaskan hafalan Juz Amma. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari proses belajar yang panjang serta dukungan penuh dari guru dan keluarga.
Ia menilai keberadaan generasi penghafal Al-Qur’an menjadi aset penting di tengah derasnya arus perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
“Anak-anak penghafal Al-Qur’an ini menjadi istimewa karena selain belajar ilmu pengetahuan di sekolah, mereka juga dibekali ilmu keagamaan. Dengan ilmu agama, anak-anak memiliki kompas penunjuk arah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan ke depan,” kata Suhardi.
Dia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak. Menurutnya, pendidikan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada lembaga sekolah. Orang tua tetap memiliki peran utama sebagai madrasah pertama dan utama bagi anak-anak mereka.
Wisuda Akbar Tahfidz Juz ‘Amma Angkatan Ke-3 turut dihadiri Kepala Dinas Dikpora Magetan, Kepala Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Magetan, para pengawas pendidikan, anggota KKG PAI SD Kabupaten Magetan, siswa, serta wali murid.
Selain prosesi wisuda, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD se-Kabupaten Magetan. Kompetisi tersebut digelar untuk mendorong kreativitas guru dalam bidang videografi sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran agama yang lebih menarik bagi siswa.
Juara pertama lomba diraih M. Taufiqur Rahman dari SDN Sugihrejo. Posisi kedua ditempati Diah Arum Ratnawati dari SDN Pojoksari 2, sedangkan juara ketiga diraih Nur Khasanah dari SDN Goranggareng.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga memberikan penghargaan kepada sekolah dengan jumlah peserta wisuda tahfidz terbanyak. Penghargaan tersebut diraih SDIT Ar Rohmah Kecamatan Magetan yang berhasil meluluskan 177 peserta tahfidz atau sekitar 17 persen dari total peserta wisuda tahun ini.
Capaian tersebut semakin menegaskan tingginya minat dan komitmen sekolah-sekolah di Magetan dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda sejak bangku sekolah dasar. Dengan jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahun, program Magetan Menghafal diproyeksikan menjadi salah satu gerakan pendidikan karakter religius terbesar di tingkat sekolah dasar di Kabupaten Magetan. (Gal/PK)



